5 Tips Renovasi Rumah : Tampil Baru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Siapa sih yang tidak mendambakan hunian dengan tampilan baru, segar, nyaman dan selalu bikin betah?. Rasanya menjadi impian banyak orang, tetapi begitu mendengar kata “renovasi rumah”, seringkali terbayang biaya yang mungkin membuat kantong menjerit. Jangan kawatir, artikel kali akan akan membongkar tuntas rahasia renovasi yang hemat biaya!.

Merenovasi rumah dengan anggaran terbatas memang tantangan menarik, namun tidak berarti mustahil untuk diwujudkan. Kuncinya terletak pada perencanaan matang, kreativitas, dan pemilihan strategi yang cerdas. Dengan tips dan trik tertentu, kamu bisa memiliki hunian baru sesuai gaya tanpa merogoh kocek lebih dalam. Yuk cek tipsnya

Tips Renovasi Rumah : Strategi Cerdas untuk Tampilan Baru

1. Perencanaan Renovasi Rumah yang Matang, Anggaran Terkendali

Anggaran yang mencakup dana cadangan, berfungsi sebagai perisai finansial. Ini bukan hanya sekadar menetapkan batas pengeluaran, tetapi juga membangun penyangga terhadap ketidakpastian yang melekat pada proyek renovasi. Biaya tak terduga menunjukkan bahwa perubahan kecil atau masalah yang tidak terduga dapat meningkatkan pengeluaran.

Tips :

  1. Tentukan bagian rumah mana yang paling ingin direnovasi dan apa tujuannya. Apakah untuk menambah ruang, mempercantik tampilan, atau memperbaiki kerusakan?. Prioritaskan yang paling mendesak, misalnya memperbaiki atap bocor sebelum mendekorasi ruang.
  2. Hitung semua biaya renovasi rumah yang diperlukan dari awal hingga akhir, termasuk material, upah tukang, dan biaya tak terduga. Sisihkan dana cadangan 10-20% dari total anggaran untuk mengantisipasi hal tak terduga.
  3. Kunjungi beberapa toko bangunan, bandingkan harga material dan gali informasi untuk mendapatkan harga terbaik dan material sesuai anggaran.

2. Maksimalkan Material Hemat dan Kekuatan DIY

Kunci utama menekan anggaran adalah cerdas memilih material dan berani Do It Yourself (DIY) untuk pekerjaan yang memungkinkan, apalagi kalau kamu gak sibuk-sibuk amat. Tak hanya menghemat, melakukan pekerjaan sendiri juga akan menambah ketrampilanmu sekaligus rasa kepuasan.

Tips :

  1. Cari material yang terjangkau tapi berkualitas agar tahan lama.
  2. Manfatkan barang bekas atau daur ulang yang mungkin bisa diolah menjadi furniture atau hiasan, seperti memanfaatkan kayu palet dan sebagainya.
  3. Jika punya waktu dan sedikit ketrampilan, lakukan beberapa pekerjaan renovasi rumah sendiri, misalnya mengecat dinding, pemasangan wallpaper mengganti aksesoris rumah dan sebagainya.

3. Sentuhan Cat & Dekorasi Minimalis

Ingin perubahan drastis tanpa bongkar-bongkar? Cat dan dekorasi adalah jawabannya!. Lapisan cat baru atau cermin besar yang ditempatkan strategis dapat menciptakan “ilusi ruang” yang lebih luas atau “suasana segar”. Elemen-elemen itu mampu memanipulasi persepsi visual meski dimensinya tidak berubah.

Tips :

  1. Cat ulang dinding untuk mengubah suasana ruangan secara instan. Pilih warna netral seperti putih bersih atau abu-abu muda untuk kesan luas dan elegan, atau sentuhan pastel untuk tampilan lembut. Gunakan cat dasar untuk mengurangi lapisan cat utama dan beli dalam ukuran besar agar harga lebih hemat.
  2. Jangan buru-buru beli baru! Furniture lama bisa tampil baru kembali dengan pengecatan ulang. Lepaskan bagian yang bisa dilepas, ampelas, aplikasikan cat dasar, lalu cat dengan warna pilihan. Ini jauh lebih hemat daripada membeli furniture baru.  
  3. Ganti aksesori sederhana seperti lampu, pegangan pintu, dan tirai untuk nuansa baru. Tambahkan cermin besar untuk menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Manfaatkan barang-barang bekas untuk membuat dekorasi DIY seperti vas bunga dari botol, tempat lilin dari kaleng, atau hiasan dinding makrame. Karpet modern juga bisa mengubah suasana ruangan dengan cepat.

4. Renovasi Rumah Fokus Pada Area Penting

Perhatikan ruang yang berdampak besar pada estetika saat renovasi rumah, seperti area dapur dan kamar mandi. Merenovasi area ini bisa memberikan dampak yang signifikan. Ruang-ruang ini paling sering digunakan dan terlihat di rumah, secara langsung memengaruhi kenyamanan harian, kebersihan, dan potensi nilai jual kembali.

Tips:

  1. Pastikan bagian yang rusak seperti pipa pembuangan atau lantai licin diperbaiki terlebih dahulu.
  2. Ganti keramik dinding atau lantai dapur/kamar mandi. Pilih motif yang menarik seperti kayu, Mediterania, atau heksagonal. Jika terlalu mahal, tambahkan aksesoris dinding seperti rak, mural, atau gunakan karpet dapur.
  3. Cat ulang dinding atau bahkan interior perabotan dapur. Mengatur ulang posisi perabotan dapur juga bisa memberikan suasana yang berbeda tanpa biaya.
  4. Pertimbangkan furnitur multifungsi untuk mengoptimalkan ruang. Optimalkan pencahayaan alami dengan jendela besar atau skylight untuk menghemat energi dan membuat ruangan terasa lebih lapang.

5. Pilih Jasa Renovasi Rumah Profesional & Bertahap

Jika kamu tidak punya banyak waktu, pilih jasa renovasi rumah yang tepat. Melakukan renovasi bertahap juga sangat membantu mengatur keuangan. Tukang profesional dapat mengoptimalkan desain, memberikan perkiraan yang akurat, dan memandu pemilihan material.

Tips :

  1. Mintalah rekomendasi dari teman atau keluarga, dan periksa portofolio serta testimoni. Pastikan mereka memiliki pengalaman dan keahlian sesuai proyek.
  2. Pilih penyedia jasa yang responsif dan mampu memahami kebutuhan. Negosiasikan harga dan buat perjanjian kerja yang jelas secara tertulis untuk menghindari masalah di kemudian hari.
  3. Jika anggaran terbatas, mulailah dari bagian yang paling penting atau mendesak.
  4. Perubahan tata letak atau material saat proses renovasi bisa sangat memengaruhi biaya. Pastikan rencana sudah matang dan diskusikan dengan kontraktor sebelum memulai.
  5. Hindari renovasi saat musim hujan karena dapat menghambat pekerjaan, memperpanjang waktu penyelesaian, dan merusak material.

FAQ

Apa langkah awal saat mau renovasi rumah?
Menentukan anggaran dan tujuan renovasi secara jelas. Setelah itu, buatlah desain atau denah awal dan pilih kontraktor yang terpercaya.

Apa bagian tersulit dari renovasi rumah?
Mengelola anggaran agar tidak membengkak dan menghadapi masalah tak terduga selama proses pengerjaan. Memilih material yang tepat dan berkualitas juga bisa menjadi tantangan.

Renovasi paling bagus bulan apa?
Waktu terbaik untuk renovasi adalah saat musim kemarau, biasanya antara bulan April hingga Oktober. Cuaca kering mempercepat proses pengeringan material seperti cat dan semen, serta mengurangi risiko penundaan.

Apa yang harus direnovasi pertama kali di rumah?
Prioritaskan perbaikan struktural seperti atap, pondasi, dan instalasi pipa atau listrik yang sudah usang. Setelah itu, baru fokus pada perbaikan fungsional dan estetika seperti dapur, kamar mandi, atau pengecatan.

Berapa lama pengerjaan rumah 1 lantai?
Durasi pengerjaan sangat bervariasi tergantung pada skala renovasi. Untuk renovasi besar, siapkan waktu sekitar 2 - 4 bulan, sedangkan perbaikan kecil bisa lebih cepat.

Baca Juga
Chat WhatsApp
error: Content is protected !!